Langsung ke konten utama

install DNS server Debian 7, VMware

assalamu 'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,
selamat datang di blog kepoit lagi ya... nuat pertemuan kali ini admin bawa tutorial DNS SERVER yak, ada yang udah kenal pastinya. ada atau yang belom kenal sama DNS server. nah yang belom kenalan mari kenalan dulu

DNS atau Domain Name server adalah Domain Name Server atau DNS adalah sebuah sistem yang menghubungkan Uniform Resource Locator (URL) dengan Internet Protocol Address (IP Address). 

Normalnya, untuk mengakses internet, kita perlu mengetikkan IP Address sebuah website. Cara ini cukup merepotkan. Sebab, ini artinya, kita  perlu punya daftar lengkap IP Address website yang dikunjungi dan memasukkannya secara manual.jadi dibuat lah DNS untuk mempermudah tugas dan komunikasi pengguna dan program.
DNS merupakan sistem yang meringkas pekerjaan ini untuk kita. Kini, kita  tinggal mengingat nama domain dan memasukkannya dalam address bar. DNS kemudian akan menerjemahkan domain tersebut ke dalam IP Address yang komputer pahami. Normalnya, untuk mengakses internet, kita perlu mengetikkan IP Address sebuah website. Cara ini cukup merepotkan. Sebab, ini artinya, kita  perlu punya daftar lengkap IP Address website yang dikunjungi dan memasukkannya secara manual.jadi dibuat lah DNS untuk mempermudah tugas dan komunikasi pengguna dan program.

1. Untuk menginstall paket dns server, DVD yang digunakan adalah DVD 1 dengan perintah, “apt-get install bind9” lalu “Y”, setelah terinstall masuk ke direktori dari bind atau dns nya. Dengan perintah “cd /etc/bind”


2. Langkah selanjutnya adalh mengedit file named.conf.default-zones. Dengan perintah “nano etc/named.conf.default-zones” lalu kamu akan masuk ke halaman seperti dibawah ini. Nah lakukan pengeditan dengan mengubah localhost menjadi DNS yang mau kamu gunakan. Misalnya di blog ini saya menggunakanan proyek.com, pada bagian penyimpanannya, ubah db.local menjadi forward . lalu pada “127.in.addr.arpa” hapus angka 127 dan ganti menjadi ip server yang dibalik. Misalnya ip “192.168.10.1” menjadi 10.168.192”. untuk blog ini saya menggunakan 10.10.10.11 agar lebih mudah, ganti penyimpanannya dari db.127 menjadi reverse. Lalu simpan perubahan.


3. Copy file forward dan file reverse, dengan perintah “cp db.local forward”, kemudian copy file reverse “cp db.127 reverse. Seperti dibawah ini.


4. Lakukan editing pada file forward, dengan p[erintah “nano forward”. Lalu tekan tombol kombinasi untuk mengganti localhost menjadi domain yang diinginkan.  Atau bisa juga dilakukan secara manual. Tombol kombinasinya adalah Ctrl+w, Ctrl+R lalu tuliskan localhost lalu enter, dan diganti dengan domain kamu, kemudian ketik A, maka secara otomatis local host akan terganti.  Ubah ip nya sesuai dengan ip server kamu. Contohnya kayak dibawah ini.



5.  Lakukan pengeditan juga pada file reverse, perintahnya “nano reverse” kemudian ikuti cara yang tadi untuk mengganti localhost menjadi domain yang diinginkan. Untuk ip nya pada bagian paling bawah tuliskan ip paling belakang saja. Contohnya ip yang saya gunakan 10.10.10.11 yang ditulis berarti 11. Setelah itu simpan.


6.  Meng edit file resolv.conf dengan perintah “nano /etc/resolv.conf” kalau kosong maka tuliskan domain (domain server kamu), lalu search (domain kamu), dan server (ip server kamu), contohnya seperti dibawah ini ya.


7.  Lakukan restart pada paket dns, dengan perintah “service bind9 restart”



8. Isikan pada control panel adapter setting dns yang relah dibuat, lalu simpan.


9.  Lakukan pengujian dns dengan perintah “nslookup” bila muncur servail cek lagi ada konfigurasi yang salah. Kalau tampilannya seperti ini maka konfigurasi kamu berhasil.

pengujian dengan CMD 


Nah setelah ini kita bakal coba mengkonfigurasikan penambahan sub domain. Caranya adalah

  1. Masuk ke file forward dengan perintah “nano forward” kemudian tambahkan seperti dibawah ini. 
      
  2. Lakukan restart paket dns  

  3. Cek konfigurasinya, dengan nslookup




Dan konfigurasi DNS dengan sub domain sudah selesai.. selamat mencoba...
jangan bosan membaca dan mencoba ya....
wassalamu alikum warrah matullahi wabarakatuh...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konfigurasi cacti server di debian 7

assalamu alaikum.. selamat pagi siang sore malam pagi, ya kokoknya selamat untuk kita semua. buat kesempatan kali ini saya akan menunjukkan konfigurasi cacti monitoring untuk debian 7.  tapi sebelum kita mulai konfigurasi, mari kita kenalan dulu dengan paket satu ini. apa sih itu cacti, definisi cacti ialah  adalah salah satu software yang digunakan untuk keperluan monitoring yang banyak digunakan saat ini. Cacti menyimpan semua data / informasi yang diperlukan untuk membuat grafik dan mengumpulkannya dengan database MySQL. Untuk menjalankan cacti diperlukan software pendukung seperti MySQL, RRDTool, net-snmp ,    dan sebuah webserver yang support PHP seperti apache  atau IIS.  Cacti   merupakan sebuah software   MRTG (Multi Router Traffic Grapher)   web based yang menjadi solusi komplit untuk network graphing yang memanfaatkan penyimpanan data RRDTool dan fungsi grafik. Pada umumnya cacti digunakan untuk menampilkan graph dari suatu jari...

Konfigurasi install proxy server Debian 7

assalamu alaikum warrahmatullahi wabarakatuh, selamat pagi siang sore malem dan pagi lagi, apapun kondisinya tetap selamat, hari ini di blog ini. Saya akan menyampaikan tentang proxy server, tapi sebelum kita install proxy server di Debian 7 afdhol nya ya kita kenalan dulu kan. Proxy Proxy server (peladen proxy) adalah sebuah komputer server atau program komputer yang dapat bertindak sebagai komputer lainnya untuk melakukan request terhadap content dari Internet atau intranet. Pada umumnya proxy server digunakan untuk mengamankan jaringan komputer pribadi yang terhubung dengan jaringan publik. Jadi, dari proxy server tersebut maka biasanya server diletakkan di antara aplikasi server dengan aplikasi client, dimana aplikasi client berupa web browser, client FTP dan lainnya sedangkan aplikasi server berupa server FTP dan web server. Fungsi Proxy Server Fungsi Connection Sharing Fungsi Filtering Fungsi Caching Nah setelah kenalan sama proxy server, langsung aja yuk kita ...

install SSH server pada debian 7 menggunakan VMware

assalamu alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.. selamat datang di blog ini. buat artikel kali ini saya bahas tentang SSH. tapi sebelumnya apakah kalian tahu apa itu SSH? masih asing kah dengan 3 huruf ini? kalau belum kenal mari kenalan dulu. SSH atau Secure Shell connection adalah  SSH adalah sebuah protokol administrasi yang memungkinkan user untuk mengakses dan memodifikasi berbagai macam pengaturan maupun file yang ada di dalam server . sederhananya client dapat melakukan remote atau meng-akses server dengan protokol ini. gimana udah kenalan kan? sekarang mari kita coba buat mengkonfigurasikan SSH server di Debian 7 dengan aplikasi VMware. oh iya admin ingetin ya, untuk SSH server DVD yang digunakan adalah DVD 1. jangan salah dvd ya hehehe. langsung aja yuk. 1.        Buka VMware, lalu kita hodupkan / “power on the virtual machine” yang pernah kita buat. 2.    ...